Warning: Missing argument 1 for classFeePpn::calculation(), called in /home/rumahcin/public_html/x_scipt_load_cart.php on line 217 and defined in /home/rumahcin/public_html/manage/includes/class/classFeePpn.php on line 54

Warning: Missing argument 1 for classFeePpn::calculation(), called in /home/rumahcin/public_html/x_scipt_load_cart.php on line 225 and defined in /home/rumahcin/public_html/manage/includes/class/classFeePpn.php on line 54
Bahan Material Cincin Pernikahan

By Admin  Article Published 19 October 2016
 
 Bahan Material Cincin Pernikahan
Cincin Nikah

Cincin pernikahan adalah bukti nyata dan terlihat secara fisik yang menyimbolkan keterikatan sepasang insan bahwa mereka telah mengucap janji dan sah menjadi suami istri. Penggunaan cincin sebagai simbol pernikahan ini sudah dilakukan sejak lama. Dulu bahan dalam pembuatan cincin tersebut didominasi dengan emas. Namun, sekarang bahan material yang digunakan untuk membuat cincin menikah semakin beragam. Berikut beberapa bahan material pembuat cincin nikah dan tips dalam merawatnya:

 

Contoh bahan material yang pertama yaitu logam titanium. Logam jenis ini digunakan karena sifatnya yang tahan lama. Titanium merupakan logam yang sangat kuat, tidak mudah bengkok dan susah untuk dihancurkan. Selain itu, beratnya juga terbilang ringan dibandingkan dengan logam-logam yang lainnya. Jika cincin titanium kotor, jangan ragu untuk membersihkannya menggunakan sabun atau sari jeruk nipis karena warna titanium tidak akan berubah. Kelebihan logam titanium selanjutnya yaitu logam berwarna perak metalik gelap ini tidak akan menimbulkan alergi. Dengan sifat-sifat seperti itu, tidak heran jika sekarang banyak yang menggunakan titanium sebagai bahan cincin pernikahan mereka. Sifat titanium seolah menggambarkan doa dari pasangan menikah, yaitu semoga pernikahan mereka tahan lama dan tidak mudah hancur.

 

Bahan material cincin selanjutnya yaitu palladium. Palladium termasuk dalam golongan logam mulia. Jika Anda mencari cincin yang murah namun tahan lama, disarankan untuk memilih cincin dengan bahan material palladium. Harga cincin palladium memang lebih mahal dari perak, namun cincin palladium lebih murah dibandingkan dengan cincin emas. Sama seperti logam titanium, logam palladium juga bersifat hypoallergenic yaitu tidak membuat alergi seperti kulit menjadi kemerahan dan gatal-gatal. Selain itu, bahan material cincin yang satu ini juga tahan ancaman korosi dan oksidasi.

 

Bahan material cincin berikutnya yaitu kayu koa. Eksistensi kayu jenis ini memang belum begitu populer dan masih jarang terdengar di Indonesia, namun kayu koa juga biasa dijadikan sebagai bahan untuk membuat cincin. Koa sendiri berasal dari Hawaii. Walaupun kayu, namun kayu jenis ini kuat dan tahan lama sehingga bisa dijadikan sebagai cincin pernikahan yang akan digunakan setiap harinya. Jika ingin membuatnya lebih kuat, kayu ini bisa juga dipadukan dengan titanium sebagai kerangkanya. Untuk Anda pasangan yang mencintai hal-hal yang berbau alam, maka cincin pasangan dengan material kayu koa dari Hawaii ini cocok untuk Anda.

 

Bahan material cincin yang lainnya adalah logam sterling silver. Sterling silver biasa juga disebut dengan istilah perak 925. Nama tersebut diambil dari kadar material yang digunakan sebagai cincin tersebut yaitu 92,5 % merupakan perak murni, sedangkan sisanya merupakan bahan tambahan biasanya berupa tembaga. Logam yang satu ini tahan ancaman korosi, namun tidak dengan oksidasi. Sehingga, cincin pernikahan dengan material ini berharga murah.



Related Article

UA-73167642-1 UA-98264718-1